
Batipuah Selatan, 20 Juli 2024 — Semangat membangun nagari yang tangguh dan mandiri di era digital semakin bergelora di Tanah Datar. Hal ini tampak dalam kegiatan Pelatihan Nagari Digital yang dilaksanakan di Aula SMPN 2 Kecamatan Batipuah Selatan, Kabupaten Tanah Datar, pada hari Minggu, 20 Juli 2024. Kegiatan ini mengusung tema “PKM untuk Nagari: Langkah Strategis Menuju Nagari Digital Tangguh dan Mandiri”, sebagai bagian dari bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat oleh tim dosen dari Politeknik Negeri Padang.
Pelatihan ini diinisiasi oleh Tim Nagari Digital Politeknik Negeri Padang, dengan ketua tim Bapak Yuhefizar, serta anggota tim lainnya yaitu Ervan Asri, Raemon Syaljumairi, Yori Adi Atma, Harfebi Fryonanda, dan Sumema. Para narasumber ini merupakan tenaga pengajar yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang teknologi informasi serta pengembangan sistem digital berbasis desa dan nagari.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Camat Batipuah Selatan, Muhammad As’ad, S.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa digitalisasi merupakan keniscayaan yang harus diadopsi oleh seluruh nagari agar bisa bersaing dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan transparan.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat untuk membekali perangkat nagari dengan keterampilan dan wawasan dalam membangun sistem pelayanan dan informasi nagari berbasis digital,” ujar Camat Muhammad As’ad.
Pelatihan ini diikuti oleh para Wali Nagari dan perangkat nagari dari empat nagari aktif di Batipuah Selatan, yaitu Batutaba (batutaba.desa.id), Sumpur (sumpur.desa.id), Padang Laweh Malalo (padanglawehmalalo.desa.id), dan Guguak Malalo (guguakmalalo.desa.id). Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, mulai dari pengelolaan website nagari, pemanfaatan media digital untuk layanan publik, hingga penguatan branding digital untuk masing-masing nagari.

Dalam sesi pemaparan, tim narasumber memberikan materi yang aplikatif, termasuk bagaimana membangun sistem informasi nagari yang terintegrasi, pengelolaan konten digital yang baik, serta pentingnya keamanan data dalam sistem pemerintahan digital. Selain itu, dilakukan pula sesi praktik langsung agar peserta dapat mengimplementasikan materi secara nyata.
Yuhefizar, selaku ketua tim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Politeknik Negeri Padang, yang bertujuan menjembatani kebutuhan teknologi informasi di tingkat nagari dengan kapasitas dan keahlian yang dimiliki oleh perguruan tinggi vokasi.
“Kami percaya, nagari adalah ujung tombak pelayanan publik. Melalui pelatihan ini, kami ingin berkontribusi dalam membangun nagari digital yang tidak hanya melek teknologi, tapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakatnya,” terang Yuhefizar.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif. Peserta tampak aktif bertanya, berdiskusi, dan membagikan pengalaman mereka dalam mengelola sistem informasi di nagari masing-masing. Banyak dari mereka juga mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka cakrawala baru dalam memanfaatkan teknologi secara strategis.

Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, tim Politeknik Negeri Padang berencana melakukan pendampingan berkelanjutan terhadap nagari-nagari peserta, agar proses transformasi digital dapat berjalan dengan konsisten dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap nagari di Kecamatan Batipuah Selatan dapat menjadi model nagari digital yang tangguh, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan. Semangat untuk membangun Tanah Datar melalui transformasi digital kini semakin kuat, dan kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkannya.

