30/09/2026
622162941_10238216318959599_3388891229957236134_n

Solok, 28 Januari 2026 — Tim Nagari Digital Politeknik Negeri Padang (PNP) melaksanakan kegiatan Pelatihan Implementasi Nagari Digital di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Gumanti, Kabupaten Solok, pada Rabu (28/1). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut (follow up) atas Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Nagari Alahan Panjang dan Politeknik Negeri Padang dalam pengembangan dan penguatan program Nagari Digital.

Pelatihan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 14.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat BPN Nagari Alahan Panjang, dan diikuti oleh Sekretaris Nagari, para Kasi, Kaur, staf, serta operator nagari yang terlibat langsung dalam pengelolaan layanan dan sistem informasi nagari.

Tim Nagari Digital PNP hadir sebagai narasumber, terdiri dari Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom., IPM., ASEAN Eng selaku Ketua Tim Nagari Digital PNP, Raemon Syaljumaeri, M.Kom, Yori Adi Atma, M.Kom, dan Sumema, M.Ds. Kegiatan pelatihan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Nagari Alahan Panjang.

Selama pelaksanaan pelatihan, kegiatan berjalan lancar dan interaktif. Para perangkat nagari menunjukkan antusiasme tinggi serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap teknologi Nagari Digital. Peserta tidak hanya memahami konsep dan alur sistem, tetapi juga aktif mencoba berbagai fitur, bertanya, serta berdiskusi langsung dengan tim narasumber.

Sekretaris Nagari Alahan Panjang dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan.

“Pelatihan ini memberikan pemahaman yang sangat jelas dan aplikatif bagi kami. Sistem Nagari Digital sangat membantu dalam meningkatkan kinerja perangkat dan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan Politeknik Negeri Padang dapat terus berlanjut dan membawa manfaat nyata bagi Nagari Alahan Panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Nagari Digital PNP, Dr. Ir. Yuhefizar, menegaskan pentingnya transformasi digital nagari, terutama di tengah kondisi efisiensi dan keterbatasan anggaran dana desa.

“Nagari Digital bukan sekadar pemanfaatan teknologi, tetapi sebuah strategi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas tata kelola pemerintahan nagari. Di tengah keterbatasan anggaran, digitalisasi justru menjadi solusi untuk menekan biaya operasional, mempercepat layanan, dan memperkuat pengelolaan data serta informasi publik,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan perangkat Nagari Alahan Panjang mampu mengimplementasikan Nagari Digital secara optimal dan berkelanjutan, sehingga dapat mendukung terwujudnya nagari yang efektif, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Politeknik Negeri Padang dalam mendukung transformasi digital nagari sebagai bagian dari upaya mewujudkan nagari tangguh dan mandiri di era digital.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share on Social Media