04/05/2026
c96ac51d-f92f-4a1f-868d-156d7ef06cfd

Padang, 6 Agustus 2025 – Upaya memperkuat penerapan teknologi informasi di tingkat kelurahan kembali ditunjukkan melalui kegiatan pendampingan dan tindak lanjut program Nagari Digital yang dilaksanakan hari ini, Rabu (6/8), secara daring melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari pelatihan tatap muka yang telah diselenggarakan sebelumnya pada Kamis dan Jumat, tanggal 24–25 Juli 2025, bertempat di Aula Kantor Lurah Lubang Panjang, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program penguatan kapasitas aparatur kelurahan dalam pengelolaan website dan layanan digital masyarakat.

Dalam sesi daring kali ini, hadir secara aktif Lurah Lubang Panjang, Ibu Rachmadeni, SE, MM, beserta perangkat kelurahan yang turut berpartisipasi dalam diskusi dan evaluasi kegiatan. Mereka menyampaikan berbagai perkembangan serta tantangan yang dihadapi pasca pelatihan tahap pertama.

Sementara itu, dari pihak Tim Nagari Digital Politeknik Negeri Padang (PNP), kegiatan dipandu oleh Bapak Yuhefizar, yang merupakan dosen sekaligus pendamping utama dalam program ini. Beliau didampingi oleh dua anggota tim, yaitu Harfebi Fryonanda,Yori Adi Atma dan Sumema yang turut memberikan dukungan teknis dan mentoring selama proses diskusi berlangsung.

Fokus utama dalam sesi pendampingan kali ini adalah identifikasi dan pemetaan masalah yang muncul selama proses implementasi awal sistem digital yang telah dibangun. Permasalahan tersebut meliputi kendala teknis seperti pengelolaan konten website hingga pengaturan struktur menu dan fitur layanan publik digital.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan perangkat kelurahan menyampaikan kendala riil yang mereka alami dalam pengelolaan konten web, serta kendala koordinasi internal dalam pembagian peran pengelolaan media digital kelurahan. Tim dari PNP kemudian memberikan solusi yang aplikatif dan realistis untuk diimplementasikan oleh perangkat.

Program Nagari Digital sendiri bertujuan untuk mendorong digitalisasi pemerintahan nagari dan kelurahan, terutama dalam hal penyediaan informasi, pelayanan publik secara daring, serta dokumentasi kegiatan dan potensi wilayah secara online. Dengan demikian, transparansi dan efisiensi administrasi kelurahan dapat lebih ditingkatkan.

Kegiatan hari ini menunjukkan adanya komitmen yang kuat dari kedua belah pihak untuk memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya sekadar formalitas, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pemerintahan di tingkat lokal.

Di akhir sesi, tim pendamping dan perangkat kelurahan sepakat untuk melanjutkan pendampingan secara berkala guna memastikan semua tantangan dapat diatasi bersama. Harapannya, Kelurahan Lubang Panjang dapat menjadi model inspiratif bagi kelurahan dan nagari lain dalam penerapan digitalisasi pemerintahan desa.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share on Social Media