04/05/2026
am1

Alahan Mati, Pasaman, 14 Juni 2025 — Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan nagari yang lebih efektif dan berbasis digital, Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, melaksanakan kegiatan Pelatihan Nagari Digital pada hari Sabtu, 14 Juni 2025. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Ir. Yuhefizar, S.Kom., M.Kom dan Raemon Syaljumaeri, S.Kom., M.Kom, yang merupakan dosen dari Politeknik Negeri Padang (PNP), dari Pusat Pembangunan dan Pengembangan Desa/Nagari PNP.

Kehadiran kedua narasumber ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama resmi antara Nagari Alahan Mati dengan Politeknik Negeri Padang, yang bertujuan untuk mendampingi dan mengakselerasi transformasi digital di tingkat pemerintahan nagari.

Perjalanan kedua narasumber dari Kota Padang menuju lokasi kegiatan menempuh jarak kurang lebih 160 kilometer, menandakan keseriusan dan komitmen kuat dalam mendukung digitalisasi hingga ke pelosok nagari.

Pelatihan yang dilangsungkan di Kantor Wali Nagari Alahan Mati ini diikuti oleh 16 orang peserta, yang terdiri dari seluruh perangkat nagari. Pelaksanaan kegiatan dimulai pada pukul 08.30 WIB dan berakhir pada pukul 16.30 WIB dengan lancar dan penuh antusiasme.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Nagari, Bapak Roni Azwar, yang mewakili Wali Nagari Alahan Mati. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kesiapan perangkat nagari dalam menyambut era digital. “Transformasi digital bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan. Kita harus mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan semangat belajar,” ujarnya.

Sambutan juga diberikan oleh Bapak Madriswar, selaku Wakil Ketua Bamus Nagari. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah nagari, lembaga nagari, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program digitalisasi. “Kita semua bertanggung jawab dalam menciptakan nagari yang modern tanpa kehilangan nilai-nilai lokal,” ucapnya.

Pihak kecamatan yang diwakili oleh Ibu Hemirok, juga memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif Nagari Alahan Mati yang telah mengambil langkah konkret menuju tata kelola berbasis teknologi informasi.

Dalam sesi pelatihan, Dr. Yuhefizar menyampaikan materi komprehensif terkait pentingnya digitalisasi dalam pemerintahan nagari. Ia menjelaskan urgensi pemanfaatan domain resmi pemerintah, yaitu .desa.id, sebagai bagian dari upaya membangun kedaulatan digital di tingkat lokal.

Lebih lanjut, peserta pelatihan diajak mengenal berbagai fitur dari website Nagari Digital, termasuk modul layanan masyarakat, pengelolaan data penduduk, dokumentasi kegiatan nagari, hingga arsip surat-menyurat berbasis sistem. Pelatihan dilakukan secara teoritis dan praktis, sehingga seluruh peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga langsung mempraktikkan pengelolaan situs nagari mereka.

Raemon Syaljumaeri sebagai narasumber kedua memperkuat pemahaman teknis peserta dalam mengelola konten digital nagari secara berkelanjutan, termasuk bagaimana mengoptimalkan tampilan website, mengunggah informasi publik, dan melakukan backup data secara berkala.

Para peserta pelatihan menyambut kegiatan ini dengan antusias dan memberikan tanggapan positif atas manfaat yang mereka peroleh. Silfnia, yang menjabat sebagai Kaur Pemerintahan, mengungkapkan bahwa pelatihan ini membuka wawasannya terhadap pemanfaatan website nagari sebagai sarana pelayanan publik yang aktif dan efisien. Ia menuturkan bahwa sebelumnya ia menganggap website hanya sebagai media informasi semata, namun setelah mengikuti pelatihan ini, ia menyadari bahwa website nagari dapat menjadi pusat pelayanan administratif masyarakat secara digital. Hal ini diamini oleh Pevi Susanti staf kaur pemerintahan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Eldo Isdanil, Kasi Pelayanan, yang merasa pelatihan ini sangat membantunya dalam memahami praktik pengelolaan layanan daring. Dengan adanya sesi praktik langsung, ia menjadi lebih percaya diri untuk mulai menggunakan fitur-fitur pelayanan warga secara online, seperti pengajuan surat, pelaporan warga, hingga pengarsipan dokumen digital yang tertata.

Yogi, yang selama ini mengelola website nagari, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan teknis yang diberikan. Ia kini memiliki pemahaman lebih mendalam tentang pengelolaan domain .desa.id, tata cara update konten secara berkala, dan pentingnya menjaga keberlanjutan pengelolaan website agar tidak terbengkalai. Menurutnya, pelatihan ini adalah langkah konkret untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah nagari.

Sementara itu, Ninil, kepala Jorong, menilai pelatihan ini sebagai momentum penting yang membuat seluruh perangkat nagari merasa dilibatkan secara aktif dalam proses digitalisasi. Ia mengapresiasi pendekatan narasumber yang tidak hanya teoritis tetapi juga aplikatif, sehingga peserta mampu memahami dan langsung mempraktikkan setiap materi yang disampaikan.

Dalam penutupan, Wali Nagari menyampaikan pesan positif agar perangkat nagari mampu menjaga semangat dan komitmen pasca pelatihan. “Ilmu yang diperoleh hari ini adalah investasi. Jangan berhenti belajar, terus kembangkan kemampuan agar Nagari Alahan Mati menjadi contoh digitalisasi di Kabupaten Pasaman.”

Senada dengan itu, Bamus Nagari melalui Wakil Ketua mengingatkan agar hasil pelatihan tidak berhenti di pelatihan ini saja. “Kami berharap website nagari di-update rutin, digunakan untuk menyampaikan informasi penting, dan menjadi ruang interaksi publik yang transparan,” ungkapnya.

Pihak kecamatan melalui Ibu Hemirok juga menyatakan bahwa pelatihan ini akan menjadi pilot project digitalisasi nagari di kecamatan Simpang Alahan Mati. “Kami akan merekomendasikan model pelatihan ini untuk nagari-nagari lain di wilayah kami,” ujarnya.

Dengan berakhirnya kegiatan pelatihan ini, diharapkan Nagari Alahan Mati mampu menjadi pelopor digitalisasi nagari di Kabupaten Pasaman, membawa semangat baru dalam tata kelola yang profesional, terbuka, dan berbasis teknologi informasi, dengan dukungan berkelanjutan dari Politeknik Negeri Padang sebagai mitra akademik.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share on Social Media