
Kamis, 21 Agustus 2025, Politeknik Negeri Padang (PNP) menerima kunjungan dari Desa Tumpuk Tangah, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang telah dilakukan pada bulan Mei lalu.
Rombongan Desa Tumpuk Tangah dipimpin langsung oleh Kepala Desa, Rudi Guslianto, bersama jajaran perangkat desa. Kehadiran mereka disambut secara resmi oleh Wakil Direktur Bidang Kerja Sama PNP, Ihsan Lumasa Rimra, di ruang pertemuan kampus. Turut mendampingi, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNP, Dony Marzuki, serta tim Nagari Digital PNP, Yori Adi Atma dan Raemon Syaljumairi.
Dalam sambutannya, Ihsan Lumasa Rimra mengapresiasi komitmen Desa Tumpuk Tangah yang terus menjalin kerja sama dengan PNP. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa menjadi langkah penting untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan potensi lokal.
Diskusi utama dalam pertemuan ini berfokus pada pengembangan program Nagari Digital di Desa Tumpuk Tangah. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pemerintahan desa yang lebih modern, transparan, serta memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan publik.
Selain nagari digital, pihak desa juga membuka peluang kerja sama baru melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa PNP, yang diarahkan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata. Potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki Desa Tumpuk Tangah dinilai sangat relevan untuk dikembangkan bersama mahasiswa.
Dalam sesi diskusi, hadir Sekretaris Jurusan Administrasi Niaga PNP, Mega Dwi Septivani, yang menyampaikan kesiapan jurusannya untuk mendukung kerja sama di bidang pariwisata. Menurutnya, PNP dapat berkontribusi dalam pengembangan promosi, manajemen destinasi wisata, serta pelatihan keterampilan masyarakat agar mampu mengelola potensi wisata lokal secara profesional.
Kunjungan ini juga menyinggung potensi kerja sama di bidang energi terbarukan. Sekretaris Jurusan Teknik Elektro PNP, Valdi Rizki Yandri, menegaskan bahwa terdapat peluang pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Tumpuk Tangah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan akses energi ramah lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di desa.
Dari pihak desa, Kepala Desa Rudi Guslianto menegaskan keterbukaan mereka terhadap berbagai bentuk kolaborasi dengan PNP. Ia berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas pada teknologi digital, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi dan sosial.
Sebagai tindak lanjut, tim Nagari Digital PNP akan segera menjadwalkan pelatihan khusus bagi perangkat desa dan masyarakat Desa Tumpuk Tangah. Pelatihan ini difokuskan pada penerapan sistem nagari digital agar dapat segera dimanfaatkan dalam tata kelola desa sehari-hari.
Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat sinergi dalam berbagai bidang. Kolaborasi antara PNP dan Desa Tumpuk Tangah diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana perguruan tinggi berperan aktif dalam mendukung pembangunan desa, sekaligus menunjukkan bahwa desa dapat menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.



